The Members of My Family 2 : The Bodyguard

The Members of My Family 2 :

The Bodyguard

posterthemember2 copy

By :

Christie Sue

Cast :

Cha Seungwon

Lee Chaerin

Lee Joon (MBLAQ), Ok Taecyeon (2PM)

Eunhwa, Soojin

Remake and Reshare Our Family

Link part 1 : https://paradisefiction.wordpress.com/2014/02/16/the-members-of-my-family-2/

Cha Seungwon terbangun dari mimpi yang indah tentang seorang yeoja. Sudah bertahun-tahun ia tak pernah bermimpi apalagi mimpi tentang yeoja.

Bukankah yeoja itu benar-benar nyata kemarin malam? Pikirnya. Ia  bahkan masih bisa mencium harum tubuhnya di tempat tidurnya ketika ia menarik nafas dalam-dalam.

Ke mana dia?

Ah, dia pembunuh bayaran.

Ia menghabiskan malam dengan sang pembunuh bayaran yang ditugaskan untuk membunuhnya.

Aku pasti sudah gila! Mengapa kulakukan hal sebodoh itu? Ia bisa saja membunuhku ketika aku sedang lengah.

Tapi aku masih hidup sekarang. Yeoja itu tidak membunuhku.

Wae!

Ia heran mengapa wanita itu tidak menarik pelatuk pistolnya dan membunuhnya. Bukankah itu pekerjaan yang gampang setelah apa yang dilakukan kemarin malam?

Pistol?

Di mana pistolnya?

Tangannya merogoh ke bawah bantal. Nihil. Pistolnya hilang. Yeoja itu pasti sudah mengambilnya ketika ia sedang tertidur pulas.

Belati?

Cha Seungwon  menjatuhkan dirinya dengan sigap ke lantai. Seingatnya, ia memang melemparkan belati itu ke lantai kemarin malam.

Ya, dugaannya benar. Belati itu masih ada di sana.

Hati-hati diambilnya belati itu. Belati dengan pegangan hitam dan sangat ringan. Sambil mengusap belati itu ia berpikir kalau yeoja itu  hanya perlu menghujamkan sekali ke jantungnya dan jantungnya akan berhenti mendetak. Tapi kenapa ia tak melakukannya?

Siapa yang memerintahkannya? Komplotan yang mana? Seribu pertanyaan mengganggu otaknya namun tak satu pun yang bisa dijawabnya.

***

Pengawal itu menghadap bosnya seperti biasanya, hal pertama yang dilakukannya setiap pagi adalah melapor kepada Cha Seungwon, ayah angkatnya. Namun ia heran, ketika ia menghadap sang bos, sang bos belum berpakaian lengkap. Hanya mengenakan celana training, bertelanjang dada, dan berdiri menghadap jendela.

“Ace,” panggilnya. Cha Seungwon bergeming. Namun ia sama sekali tak menoleh. Matanya menerawang jauh.

Sang pengawal tahu pasti ada sesuatu yang tidak beres. Nalurinya mengatakan ada sesuatu yang dipikirkan oleh bosnya.

Tiba-tiba matanya menangkap belati yang diletakkan di atas meja kerja sang bos. Ia terkejut. Ketika kemarin malam ia memeriksa ruangan Cha Seungwon, belati itu tidak ada di sana. Bila ada, ia akan tahu.  Belati itu sama sekali bukan milik ayah angkatnya.

“AKU PANTAS MATI! AKU PANTAS MATI!”

Cha Seungwon menoleh kepada pengawal kesayangannya itu, lalu menoleh pada belati yang ada di meja.

“Ace, aku lalai menjagamu,” tukasnya pasrah.

“Tidak ada yang terjadi, Joon,” tukas Cha Seungwon tegas. Pengawal yang dipanggil Lee Joon itu tidak berani menatap wajah bosnya. Seluruh hidupnya ia berikan untuk menjaga Cha Seungwon, orang yang telah menyelamatkan nyawanya. Karena itu, ia rela mengorbankan nyawanya untuk ayah angkatnya itu.

“Bagaimana pembunuh itu bisa masuk rumah ini tanpa kami ketahui?”

Cha Seungwon menghela nafas.

Ne, sungguh sangat piawai mengecoh kalian. Karena itu, aku ingin kau memperketat penjagaan kepada kedua putriku. Aku tidak mau terjadi hal buruk pada mereka,” perintah Cha Seungwon. Lee Joon mengangguk mengerti.

Lalu Cha Seungwon menarik nafas panjang.

“Aku ingin kau menemukan pemilik belati ini. Cari tahu tentang dia.”

Ne, ara,” jawab Lee Joon cepat.

“Cari tahu tentangnya sebanyak-banyaknya,” pesan Cha Seungwon.

“Apa yang harus kulakukan jika aku menemukannya?” tanya Lee Joon. Cha Seungwon tersenyum dingin.

“Jangan bunuh dia. Lapor saja padaku,” jawabnya.

Lee Joon merasa sedikit aneh. Bagamana bisa bosnya merasa iba pada seorang pembunuh yang mengancam jiwanya? Tapi sebagai bawahan yang paling dipercaya bosnya, ia tidak menunjukkan keberatannya. Cha Seungwon pasti punya alasan jika ia memutuskan untuk tidak melukai pembunuh itu. Baginya setiap perintah Cha Seungwon adalah harga mati.

Lee Joon mengambil belati yang tergeletak di meja Cha Seungwon. Dan ia merasa aneh.

Dari bentuk dan beratnya ia yakin kalau pemilik dari belati ini adalah  yeoja. Ace pasti tahu kalau pemiliknya yeoja.

***

“Sampai kapan kau akan terus mengikuti kami?” tanya Soojin  pada beberapa pengawal appanya. Para pengawal itu hanya diam tak menjawab. Mereka diperintah oleh Lee Joon untuk memperketat penjagaan kepada dua putri bos mereka.

Dwaesso, Soojin ah. Mereka toh tidak mengganggumu.” tukas Eunhwa, kakak Soojin, putri sulung Cha Seungwon. Soojin mendelik pada Eunhwa.

“Masa mereka mengikutiku terus ketika aku kuliah? Dengan pakaian hitam dan kacamata gelap, apa mereka tampak seperti orang biasa?” geram Soojin. Eunhwa terkekeh.

“Memang kau pernah lihat pengawal memakai baju polkadot?” goda Eunhwa  santai. Soojin makin sebal.

Yaa, Eonnie yaa. Pikiranmu aneh!” teriak Soojin  kesal sambil menghentakkan kakinya ke lantai marmer tempatnya berpijak.

Oppa! Lee Joon Oppa! Ani, Lee Changsun Oppa. Mengapa para pengawal mengikutiku terus?” tanya Soojin ketika melihat Lee Joon melintas di ruang tamu. Lee Joon berhenti dan menghadap kedua kakak beradik yang sama sekali tidak mirip itu. Eunhwa berwajah bulat dengan mata lebar dan pipi chubby sedangkan Soojin matanya lebih sipit, wajahnya lebih tirus dan dagunya lebih panjang.

Oppa, kenapa pengawalmu selalu mengikuti kami?” tanya Soojin lagi. Lee Joon sedang berbicara dengan para bawahannya di radio.

Ne, ara. Ganti setiap dua jam. Ara?”

Lee Joon memperbaiki letak ear phonenya.

Ne, Eunhwa ya? Wae?” tanyanya. Soojin menghentakkan kakinya tanda tidak sabar. Eunhwa mendehem.

Geunyang, Soojin yang bertanya padamu, mengapa pengawalmu mengikutinya ke mana-mana,” tukas Eunhwa.

Lee Joon tersenyum.

“Itu semua demi kebaikan kalian berdua,” tukas Lee Joon kalem. Hubungan Lee Joon dengan kedua putri Cha Seungwon memang dekat karena jarak usia mereka berdua memang hampir sama.

“Aku tidak mau ada pengawal lagi di dekatku. Jika Oppa ingin melindungiku, lakukan sendiri,” tukas Soojin kesal. Lee Joon menarik nafas lalu menyeringai. Soojin memang anak manja. Sedangkan Eunhwa pembawaannya lebih santai.

Ara, Soojin ah. Aku akan menjadi bodyguardmu,” janjinya. Soojin tersenyum riang.

“Mungkin ketika kau mengantarnya ke kampus, kau harus mengenakan pakaian yang tidak mencolok, motif polkadot misalnya,” saran Eunhwa jail. Soojin menggertakkan giginya dengan marah

Eonni, chukhulae?” teriak Soojin.

***

Lee Joon sedang sibuk dengan komputernya. Mencari informasi tentang belati itu. Lee Joon bukan hanya seorang pengawal yang handal tapi juga seorang ahli komputer dan hacker. Itulah sebabnya Cha Seungwon mempercayainya.

Terlahir 28 tahun yang lalu dengan nama Lee Changsun di kota Busan. Ia masih berusia sembilan tahun ketika orang tuanya dibunuh di depan matanya. Orang tuanya memberikan kesaksian yang memberatkan seorang pejabat yang menjadi tersangka dalam suatu kasus. Lalu orang-orang suruhan pejabat itu mendatangi mereka dan membunuh orang tuanya. Lee Changsun kecil juga sudah hampir dibunuh dengan cara mengingat kakinya dengan batu dan menenggelamkannya ke laut. Tapi Cha Seungwon yang pada saat itu sedang berada di sana, menyelamatkannya. Dan ia bertanya apakah Changsun mau ikut dengannya atau ia memiliki kerabat lain. Lee Joon punya kerabat lain, tapi saat itu Changsun kecil berbohong tidak punya kerabat. Lee Changsun ingin mengikuti Cha Seungwon, pahlawannya. Sejak saat itu ia dipanggil Lee Joon oleh Cha Seungwon.

Semakin dewasa, Lee Joon makin mengerti kalau Cha Seungwon, pahlawan kanak-kanaknya menjalankan bisnis mafia. Bisnis yang tidak bersih seperti tempat perjudian, transaksi ilegal seperti penjualan senjata, penyeludupan barang dan obat bius. Tapi Lee Joon tetap mengagumi dan menghormatinya sosok Cha Seungwon. Lee Joon rela menyerahkan hidupnya jika Cha Seungwon menginginkannya.

“Nah, ini dia!” pekik Lee Joon. Akhirnya ia menemukan informasi tentang belati milik pembunuh ini.

Bingo! I found you.”

Lalu Lee Joon mengangkat telepon menelepon bosnya. Jam sudah menunjukkan pukul 2 dinihari. Namun ia percaya bosnya pasti ingin mendengar berita ini secepatnya dan tak akan menyalahkannya karena mengganggu tidurnya.

“Ace, aku menemukan pemiliknya.”

***

“Aku harus kerja sosial? Andwae! Aku tidak melakukan hal yang melanggar hukum,” geram Cha Seungwon di depan para pengacaranya. Salah seorang pengacara muda bernama Ok Taecyeon bertubuh tegap dan berotot namun tampan berani berbicara,”Bos, Anda merusak fasilitas umum. Bukti di cctv jelas.”

Cha Seungwon menggeram pada pengacara muda itu.

“Untuk itu kau dibayar, anak muda. Untuk menghilangkan bukti-bukti seperti itu,” raung Cha Seungwon.

Biasanya para pengacara gentar dengan suara Cha Seungwon tapi karena Ok Taecyeon baru saja bergabung dengan tim  pengacara mafia itu maka ia tidak tahu bagaimana sifat bosnya.

“Hanya pekerjaan sosial. Tidak ada salahnya. Lagian rumah yatim piatu juga tidak seburuk itu, Bos. Buat orang yang pernah tinggal di sana,” tukas Ok Taecyeon lirih, menyiratkan kalau tempat itu juga tak asing baginya. Cha Seungwon terdiam. Benar, ia  juga pernah tinggal di panti. Orang tuanya meninggal waktu ia  masih kecil yang ia sendiri sudah lupa apa penyebab kematian mereka.

“Baik. Aku pergi. Apa yang harus kulakukan di sana?”

“Ehm… Mengurus anak-anak panti tentunya,” jawab pengacara muda itu kalem.

**TBC**

Advertisements

12 thoughts on “The Members of My Family 2 : The Bodyguard

  1. hadeuuh eonni kau membuatku makin penasaran dengan kelanjutan nya, endingnya ituloh, bikin aku gregetan .. Wah wah CSW udh punya anak toh, lalu dimana istrinya , apa dia duda XD .. Hahaha ngebayangin gimana lucunya bodyguard pake baju bermotif polkadot 😀 .. Mungkinkah CSW bakal ketemu pembunuh bayaran itu di panti, *jangansotoi 😀 .. Dan ada beberapa typo yang bertebaran, untuk next partnya ditunggu eonni 🙂

  2. ada yg bedakan?
    pemerannya beda dr cerita yg dulu?
    yg jd bodyguard dulu kyuhyun skrang lee joon?
    bener g?
    tp aq tetep suka critanya…

  3. Bener2 ada perubahan. Hampir semua cast’y d’ganti, moga d’ff nie #Joon bisa memperlihatkan perasaan’y ma anak k’2 #Seungwoon. Bener2 seger and moga semakin menarik..

  4. Wahh bener2 dirombak, wlpun kata2 sma karakter beda tp sepertinya ada scane yg dignti /dihilangkan eonni?? Apa perasaan aku aja, ini sepertinya kecepetan deh

  5. annyeong Unniya…
    tadi pas Gee copas nama Joon belum baca full 😀
    takutnya salah edit gitu. kekeke.
    Mianhamnida

    Ngga banget ya Joon pake baju polkadot kalo role-nya sebagai bodyguard.
    pasti kebayangnya sosok Joon di Iris 2. Dgn tatapan seremnya.

    Idem sama Nana.
    Penyegaran, Joon n Taec 😉

    1. Joon tiba2 kepikiran waktu penyegaran. Serem dan akhirnya bikin cerita makin gelap. Tatapan matanya dah kena dan ngak susah nulis ttg dia karena dah ada gambarannya yang pas. Thanks for comment

  6. First comment?

    Ih Onnie, akhirnya ada muncul nama baru, bener-bener penyegaran hehehehehehe Ada Lee Joon sama Taecyeon >,<

    Hayo kira-kira next part kapan dipostnya nie Onnie? Hehheheehehe *digeplak Cs Onnie*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s