Breakeven

Breakeven

Breakeven Poster

By :

thecuties

Romance | Sad | PG-13 | Drabble (204 words)

Cast :

Kim Woobin

εΐз ώ Breakeven ώ εΐз

Kim Woobin membuka kedua matanya, dia memang masih hidup, namun sayangnya saat ini dia merasa sulit untuk bernafas. Rasanya ada ribuan beton yang mengganjal di saluran pernafasannya. Terlebih lagi saat dia melihat sebuah kertas karton tebal berwarna peach dengan hiasan pita di atasnya yang tergeletak di atas nakas dekat tempat tidurnya.

Ukiran kata ‘The Wedding’ menambah rasa sesak di dada Woobin. Rasa sakit menyerang seluruh hatinya, bagaikan ada yang menaburkan garam di lukanya yang belum kering. Perih. Dua minggu lagi akan menjadi hari yang membahagiakan bagi wanita itu, sekaligus menjadi hari terburuk yang akan Woobin alami. Wanita itu telah menemukan lelaki yang akan menempatkannya sebagai prioritas utama.

Woobin yakin sekali, di saat dia mengalami insomnia akut, wanita itu pasti bisa tertidur dengan pulasnya. Ada yang mengatakan kalau ada alasan dibalik semua kejadian buruk yang menimpa kita, tetapi apa daya, kata-kata bijak itu sama sekali tidak bisa menyembuhkan luka yang dalam di hatinya.

Saat ini Woobin berusaha untuk memahami apakah masih ada cinta yang tersisa, tetapi sayangnya wanita itu sudah membawa semua cinta yang Woobin miliki dan membuatnya jatuh menjadi kepingan.

What am I supposed to do when the best part of me is always you?” Woobin menyuarakan sakit hatinya.

εΐз ώ 끝 ώ εΐз

Advertisements

About thecuties

Ordinary girl... My 1st boyfriend is chocolate and my 2nd one is ice cream... I love reading, writing, and dreaming... Why I like dreaming? Because when you dreaming, you will get something that impossible to be possible... ;)

12 thoughts on “Breakeven

  1. GOSH! Pas banget ya! Saya bisa membayangkan ekspresi Woobin yang lagi sedih banget uni! Uni ini harusnya ga cukup Drabble :D..

    “What am I supposed to do when the best part of me is always you?”

    “First thing you have realize there is no “BEST” in this world, you can find out another..” #digetokuni

    1. Annyeong Jesh,

      Hehehehe pas bikin ini emang rada lagi galau jadi terkena imbasnya. Buat ini cukup drabble aja, karena kan versi panjangnya ada di Law of Nature 😀

      Makasih Jesh untuk komentarnya ^^

  2. Hallo author.
    Benar-benar frustasi kayaknya. Kebayang ekspresi Woobin yang geram menahan amarah. Pemilihan karakter dan pendeskripsiannya klop jadi ceritanya makin laras.
    Ditunggu kelanjutannya.

    1. Annyeong Onnie,

      Ehm, saya sendiri masih bingung nie, apa ini bisa dijadikan bagian dari LoN atau ngga, tapi setelah obrolan kita tadi, saya merasa ini adalah bagian dari LoN. Bisa dibilang ini adalah kisah sebelum Woobin bertemu dengan si cerewet Hwanbi.

      Woobin belum sadar kalau dia sudah berhasil menekan tombol pause di kehidupan Hwanbi heheheheheh

      Gomawo Onnie, selalu meninggalkan komentar dan sudah memberikan kepercayaan pada saya untuk ikut serta dalam project LoN ini ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s