[7 Songs Challenge] SPRING BLOSSOM TO SUMMER SKY

Spring Blossom to Summer Sky

 spring summer Lee Junho by @LoveyChelsea

By :

 Chelsea

| Romance/Melodrama|PG 15 |

| One shoot in 7 drabble|

 

Casts :  

Lee Junho [2PM] as Lee Junho. Yeo Jin-goo as Young Junho

Lee Yoobi as Shin Inhwa.Seo Shin-ae as Young Inhwa

Jo Minki as Shin Minki

Yoon Yooeon as Yoon Yooseon

 ………..Spring………..

 

 

 

Sarang Beet [Love Light]

By : CN Blue

Drabble : 131 words

————————-

 

Geuh del leul sarang heyo lovely
Doo noon eul gam ah bwado geuh deh bo yuh yo
Ee luh geh bara bogo
Bara bwado noon ee boo shuh yo
Geuh den nah eh sarang beet

 

I love you lovely, even if i close my eyes i see you
Looking at you like this, you’re still blinding even when I see you
You’re my love light

 

  Lee Junho duduk di pinggir lapang basket sambil memeluk gitar. Dia melihat seorang gadis duduk sambil membaca buku sekitar lima meter di sampingnya. Angin musim semi meniupkan rambut halusnya. Dia merasa belum pernah melihat gadis itu.

“Apa mereka siswa kelas 1?” tanya Junho pada seorang temannya.

Ye.”

Junho mulai memainkan gitarnya. Senyum kecil terlukis di wajah pemuda berkulit kecokelatan itu. Shin Inhwa, nama gadis berambut sepunggung itu, tampak menutup buku dan berbicara dengan temannya. Mungkin angin musim semi mengantarkan energi dari tatapan Junho, gadis itu menoleh dan mendapati seorang siswa menatapnya. Junho cukup terkejut. Dia hendak memalingkan muka, tapi gadis memberinya senyum lembut.

Lovely…’ guman Junho lalu membalas senyumannya.

Junho mengalihkan pandangannya, memperhatikan gerakan jemari kirinya sendiri pada senar gitar. Dia terus memainkan gitar sambil bernyanyi, membuat gadis itu terpaku menatapnya.

…………Spring ………..

 

 

 

Just The Two Of Us (둘이서한잔해)

By : DAVICHI

Drabble : 188 words

————————-

 

Surina hanjanhae
Ni maeumcheoreom doghaeppajin
Surina hanjanhae
Ni mameulnaege dwidollyeojul surina hanjanhae
Geureoda niga chwihaebeorimyeon
Nal anajulgga naegero doraolgga
Bamisaedorok surina hanjanhae

I remember again today, that place at that time
Pretending to be sad. I’m having a drink alone yet again today

In that one cup, there are the bitter memories with you
With just that one cup, I don’t think I can forget you yet

 

           

  “Penyanyi Yoon Yooseon hari ini menikah dengan Shin Minki, pemilik  Blossom Entertainment.”

Itu sebuah headline infotaiment yang hangat dibicarakan sepekan lalu.

 Sepasang suami istri yang masing-masing sudah punya anak dari pernikahan sebelumnya itu kini tinggal di rumah mewah Shin Minki di kawasan Cheondamdong.

Yoon Yooseon membawa dua anaknya, Lee Junho dan Lee Areum. Kedua anak itu menjadi keluarga baru bagi Shin Inhwa, anak tunggal Shin Minki.

Junho tidak nyaman dengan hubungan baru mereka. Sejak mengetahui rencana pernikahan, Junho dan Inhwa menjaga jarak. Begitu pun saat di rumah. Areum sering menangis karena Inhwa tidak suka boneka-bonekanya disentuh dan Junho tak berani menegur Inhwa. Inhwa menyukai ibu tirinya tapi tidak dengan hubungannya dengan Junho. Begitu pun Lee Junho.

Sebelum mengetahui hubungan orang tua, mereka sering bermain piano bersama di ruang musik di sekolah. Mereka membicarakan  impian. Junho ingin menjadi pianis dan komposer, Inhwa ingin perusahaan ayahnya mencetak penyanyi dan musisi handal.

“Kau tak mau menjadi penyanyi?”

Inhwa menggeleng, “Aku lebih suka menyanyi dan bermain piano untuk kesenangan sendiri.”

Perbincangan hangat itu tak pernah terjadi lagi di rumah. Diam-diam, Junho sering memperhatikan Inhwa saat bermain piano di sebuah ruangan di rumah mereka.

 

…………Summmer……….

 

 

One Spring Day

By : 2AM

Drabble : 185 words

——————————-

 

Maeil geudae ttaemune ulgo utdeon nal

Haru onjongil seolleim ppunideon nal

Gwaenchanha gwaenchanha gwaenchanha

Modu da yeogi noko gamyeon dwae

Chueokdeul heunjeokdeul modu

 

Every day I cried and laughed because of you

All day, I was only filled with a fluttering heart

It’s alright, it’s alright, it’s alright

I just need to leave them all here

The memories, the traces, everything

 

 

          Shin Inhwa mematung di samping kuburan ayahnya yang meninggal karena serangan jantung. Pelayat sudah meninggalkan makam. Tak ada tangisan histeris dari gadis usia 17 itu. Dia hanya tertegun menatap nisan ayahnya. Dia merasakan seseorang menepuk bahu kanannya.

 “Ayo pulang.”

Junho menuntun Inhwa yang tampak tegar menyembunyikan duka hebat yang menyergap jiwa raganya. Dalam perjalanan menuju tempat parkir, Junho bisa merasakan keringat dingin dari tangan Inhwa yang dia genggam. Dia menggenggamnya erat dan  melihat buliran air bening menetes dari mata Inhwa. Bahu Inhwa tampak berguncang. Junho tak tahan untuk tidak memeluknya. Tangisan Inhwa pun meledak dalam dekapan Junho.

 

Yoon Yooseon dan anak-anaknya  mengantar Inhwa dan bibinya ke bandara Incheon.

Di dalam mobil yang dikendarai Yooseon, Inhwa memandang jalanan yang dipenuhi pohon dengan bunga-bunga mekar. Junho yang duduk di sampingnya hanya bisa menatapnya lemas.

 

“Shin Inhwa,” panggil Junho saat dia dan Inhwa benar-benar akan berpisah di bandara itu. Junho memberikan sesuatu pada Inhwa. “Jaga dirimu baik-baik.”

Inhwa pun tersenyum, senyuman yang seolah hilang setelah dua tahun mereka tinggal bersama. “Kau juga,… Oppa.”

Terdengar suara berat dan serak saat Inhwa menyebut ‘Oppa’.  Junho bisa melihat mata Inhwa membening.

…………Spring ………..

 

I Can’t

By : 2PM

137 words

————————–

 

6 tahun kemudian,

I can’t forget your love

Eonj-ggajirado nan geudae ol ddaeggaji gidarilge

I can’t forget your love

Eonjeggajirado gidarilge

Cuz I can’t I can’t forget your love

 

I can’t forget your love. I’ll wait until I’m forever
I can’t forget your love
. I’ll wait forever
Cuz I can’t I can’t forget your love

 

            Junho selesai memantau proses rekaman boygroup yang menyanyikan lagu ciptaanya berjudul “I can’t”. Dia cukup puas dengan hasilnya. Dia pun meninggalkan  gedung Blossom Entertainment menuju sebuah restoran di hotel Ritz Charlton untuk bertemu kolega.

Komposer muda itu diantar pelayan menuju meja di sudut ruangan resto itu. Mata Junho menangkap seorang gadis yang berjalan keluar resto. Junho tertegun sejenak. Dia merasa mengenalinya.

Inhwa?’ guman junho.

Junho berbalik, setengah berlari ke arah pintu keluar. Dia mencari sosok gadis yang mengenakan blus putih selutut dan trench coat tadi.

Junho tak bisa mengejarnya. Gadis itu memasuki taksi. Junho merutuki dirinya sendiri.

“Apa Inhwa pulang?”

Junho berjalan kembali ke dalam restoran dan tertunduk lemas. Bayangan kenangan bersama Inhwa saat remaja datang satu persatu. Dia merindukan tawa dan senyum manis Inhwa saat mereka bernyanyi dan bermain piano bersama. Sebelum mengetahui hubungan orang tua mereka.

…………Spring………..

 

 

Will You be Alright?

By : BEAST

212 words

———————–

 

 Jeongmal gwaenchangettni naegani yeope eobseodo
Wiro-um manhi taneun niga honjaga dwae beoryeodo neon
Jeongmal gwaenchangettni gakkeumeun neowa datwojul
Shil eobtneun nongdameuro neowa useojul saram eobseodo neoman gwaenchanhdamyeon

Will you really be alright? Even when I am not next to you

You, who gets lonely so often, Even if you are alone from now
Will you really be alright? Not having someone to fight with you
Not having someone to laugh with you over pointless jokes,

Not having that person, if that’s okay with you

 

 

 

   Belum sebulan, Junho masih terkejut mengetahui Inhwa pulang ke Seoul. Inhwa tak mau tinggal di rumah mereka dengan alasan takut sedih teringat mendiang ayahnya.

Meskipun sering bertemu di Blossom Ent, tapi kerinduan Junho masih hebat. Suatu hari, Inhwa sakit dan tidak kerja. Junho menyusulnya ke apartemen Inhwa.

 

Oppa?” Inhwa terkejut saat pemuda bertubuh atletis itu melangkah masuk tanpa dipersilahkan.

Inhwa mengikutinya setelah membuka pintu.

Mereka duduk di sofa. “Aku datang untuk menjemputmu.”

Mwo?” tanya Inhwa pelan.

“Aku tak bisa membiarkanmu tinggal sendirian sampai sakit seperti sekarang.”

Inhwa diam sejenak. “Shireo. Aku lebih suka sendiri.”

“Shin Inhwa!” bentak Junho pada gadis cute itu.

Oppa bukan kakakku. Tak perlu bersikap seperti itu, aku tidak suka.”

Junho diam.

“Tinggalkan aku. Aku ingin istirahat,” ucap Inhwa ketus sambil melangkah ke kamar.

Selama sejam, Junho masih belum beranjak. Dia pun masuk ke kamar Inhwa dan melihat gadis itu tertidur pulas. Junho mendekat dan menatap wajah wanita yang tak pernah hilang dari angannya meski dia sudah berusaha melupakan.

Junho duduk dan mencongdonkan badannya. Dia mengusap lembut kepala Inhwa lalu mencium kening gadis itu.

Inhwa membuka mata saat mendengar  Junho menutu pintu kamar. Gadis itu tersenyum hampa sambil memegang liontin bunga peach yang dulu diberikan Junho saat mereka berpisah.

 “Aku tak mau tinggal di rumah sebagai adikmu, Junho Oppa.”

 

          …………Spring ………..

 

Guilty

By : BLUE

171 words

———————

 

 

If it’s wrong to tell the truth, what am I supposed to do

All I want to do is speak my mind (speak my mind)

If it’s wrong to do what’s right, I’m prepared to testify

If loving you with all my heart’s a crime, then I’m guilty

 

 

   “Aku tidak suka, Oppa!” bentak Inhwa. “Aku bukan adikmu. Tak ada setetes darah kita yang sama.”

Inhwa meninggalkan ruan kerja Junho dan membanting pintu. Ini mungkin puncak kekesalan Inhwa pada namja itu.

Junho termenung. Inhwa benci semua sikap baik Junho padanya. Bahkan Inhwa mengatakan Junho overprotect terhadapnya. Pria yang mengenakan pakaian formal itu mengerti alasan Inhwa yang sebenarnya. Inhwa tidak mau dianggap adik.

“Aku ingin melindungimu, menyayangimu, bukan sebagai adiku, Inhwa-ya,” ucap Junho pelan.

 

Oppa belum pulang?” tanya Inhwa.

Junho berdiri dari sofa di dekat ruang resepsionis itu. “Seharusnya kau tidak bekerja sampai larut malam begini.”

Oppa!” bentak Inhwa.

Ara. You hate this. But I can’t stop doing this,” ucap Junho. Dia pun berjalan sebelum Inhwa lanjut marah

Inhwa berjalan cepat mengejar Junho dan mereka bicara di luar gedung Blossom Ent yang sudah sepi.

Mwo?” bentak Junho. “Aku hanya mengkhawatirkanmu. Ingin melindungimu. Salahkah aku melakukan semua, Shin Inhwa?”

Oppa…” panggil Inhwa pelan karena terkejut.

“Apakah mencintaimu sepenuh hati adalah kejahatan? Kalau begitu, aku bersalah.”

Inhwa tercengang. Dia berdiri membiarkan Junho melangkah.

 

          …………Summer ………..

 

In the Summer

By : INFINITE

153 words

————————-

 

Seumyeowah neon aryeonhi neon sujub-ge neon nal ta-gowah
Heundeu-reo nal janjanhi neon yeojeonhi neon giyeo-geuro iyeojyeo
Nan tto nan neul nan geuri-ume sara
Nan imi nan imi nan chu-eo-ge jamkyeoisseo

You come into me, faintly, shyly, you come upon me
You softly shake me, as usual, connected through the memories
Again and always, I’m living in longing
Already, already, I’m locked up in the memories

 

   Inhwa memainkan piano di ruang khusus di rumahnya. Dulu Inhwa selalu memainkan lagu itu dengan perasaan pedih. Kini, dia memainkannya dengan ceria. Areum dan ibunya tahu tentang perasaan Junho yang dia pendam pada Inhwa.

“Apa yang kau lakukan di sini?”

Inhwa berbalik. Dia menemukan Junho berdiri terpaku di ambang pintu. Sejak datang ke rumah, junho mendengar lagu itu dimainkan. Lagu yang sering dimainkan Inhwa waktu tinggal di sana.

Inhwa bangkit dan menghampiri Junho. “Apa aku tidak boleh pulang?”

“Ini rumahmu. Mianhae sudah mengganggu.”

Junho mau melangkah tapi dia merasakan Inhwa memegang lengannya. “Oppa.”

Junho melihat senyuman Inhwa yang dia rindukan. Inhwa menarik tangan Junho dan  membawa namja itu berlari ke lantai bawah.

 

Inhwa dan Junho berbaring di atas rumput hijau di halaman belakang rumah. Mereka menghadap langit sore itu dengan tangan saling menggenggam erat.

“Kita menikah dan tinggal saja di luar negeri,” ucap Junho dengan eye smile-nya yang cute saat mereka saling menatap.

 

In between the cracks ofsunlight

In between the flowing white clouds

In between the blowingwind, you shine

Riding on the time, eventomorrow

Thickly spreading, every single day

Full of longing, again tome

 

          …………Summer ………..

 

Advertisements

8 thoughts on “[7 Songs Challenge] SPRING BLOSSOM TO SUMMER SKY

  1. Hallo~~~
    Ketika saya Love Light saya kira untuk cerita selanjutnya masalah yang akan dibawa adalah genre anak-anak sekolahan, eh ternyata permainan emosinya sampai ke ‘Bromance’.

    .Plum.

  2. Suka banget ma lagu ‘one spring day ‘.
    Ohohohohoho kenapa akuh kudet banget :/ mananih readers yg lain -.- sepertinya memang mudah di Fans page teteh 😀 jangan Linkx doank 😀 soalnya kasian yg On by phone 😀 kalo pake OM kek sya masih bisa kasih jejak. Saran saja koq :p to tweet banged dah. Gak sah kabur deh disitu aja yaaaaa biar enak di carinya 😀

    1. Annyeong Lisa 🙂

      Kalo link, biasanya otomatis terhubung dari blog ke FB.
      Jadi kalo blog publish post, ada linknya di FB.

      One spring day ya, aku hampir suka semua lagu 2am 🙂

      Thanks, Lisa

  3. Hiks, pantesan ada yang nanya soal ini kemarin. Kkkkkkkk. Jadinya mereka menikah. Oh, akhirnya. Tak perlu kabur setelah menikah Junho ya. Kalian berdua tak punya hubungan darah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s