KICK OFF : You’ll Never Walk Alone

KICK OFF : You’ll Never Walk Alone

kick off hyeraa

By :

Sunshine_Beat

|Friendship/Sport/Romance/Drama/Commedy|

|PG 15 | Series |

Casts :

Yoon Hye Ra [OC],

Lee Howon / Hoya [Infinite]

Yoon Doo Joon [Beast], Cha Seungwon, Lee Chaerin [OC], Song Ok Sook

Ji Eunbi [OC], Nam Woohyun [Infinite], Lee Hyeshin [OC]

Previous parts:

[1]KICK OFF : Dream Team [2]KICK OFF : El Classico [3]KICK OFF : The Special One [4] KICK OFF : Physical Trainer [5]KICK OFF : Paramedic [6]KICK OFF : Playmaker

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Sebulan lagi Classic K-League akan dimulai. Saat awal musim semi nanti. Paradise FC bersaing dengan klub-klub lain merajai berbagai news dan gosip. Sejak dimilik miliyarder Jerman, melalui manager Cha Seungwon, Paradise FC mengalami revolusi. Dengan dana tidak terbatas, Paradise FC mendominasi bursa transfer. Kemarin klub yang bermarkas di Seoul Olympic stadium itu merilis berita kepengurusan fan club mereka yang juga terkena revolusi. Melalui situs resmi mereka, Paradise FC mengenalkan ketua Fan Club yang baru bernama Yoon Hyera. Seorang gadis usia 23 dengan image enerjik dan ceria.

Dalam waktu sekejap, gadis itu populer di kalangan The Chasers. Bahkan di kalangan pecinta olahraga.

Malam itu Hyera pulang ke rumah setelah seharian bekerja di Quince, butik milik ibunya.

Agasshi, Manim menunggumu di ruang kerja,” ucap ahjumma pengurus rumah.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Nyonya Song menyuruh Hyera melihat berita-berita tentang dirinya di media online. Hyera senang karena ibunya tahu.

“Kenapa tersenyum? Kau pikir aku suka?” tanya nyonya Song.

Hyera murung dan duduk tegang di sofa. Nyonya Song marah melihat foto anak bungsunya bertebaran di dunia maya. Hyera mengenakan jersey

Hari menjelang pagi. Tapi matahari belum menampakan batang sinarnya.

Hyera masih sibuk berkemas, karena teringat Eommanya yang mengusirnya semalam.

“Kau tahu, tekadang aku bahkan jauh lebih keras kepala dibanding Duo Oppa tersayangku.”

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Seorang gadis manis yang memiliki bibir tipis dan mata berkilau itu terduduk di pojok belakang bus. Sepasang headphone menempel di sisi kanan dan kiri telinganya. Sebentar-sebentar, bibir tipis mungilnya itu ikut berceloteh menyanyikan sebuah lagu milik Herlem Y, yang notabene pernah booming karena menjadi salah satu soundtrack sebuah drama Taiwan terkenal ‘Meteor Garden’.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Seorang namja tampan dengan wajah seimut panda baru saja naik ke dalam bus. Dia melangkah menuju bangku paling belakang yang tersisa. Namun, sebuah tas ransel menghalanginya duduk.

“Nona, apa tas ini milik anda?” Namja ini sedikit jengkel karena pertanyaannya tak di hiraukan gadis yang masih asik memandang ke luar jendela bus itu.

Namja itu mengulangi pertanyaannya hingga tiga kali, tapi tetap tak mendapatkan respon apapun.

Dengan senyum sinis dan raut wajah kesal, namja itu mengambil ransel dan meletakkannya begitu saja di pangkuan sang gadis.

Gadis itu tersentak kaget dan spontan menoleh.

“Hei! Bisakah kau lebih sopan sedikit?” umpat gadis dengan rambut tergerainya itu ketus.

Namja itu tak menghiraukannya.

Yaa! Apa kau tuli?” Gadis itu masih mengomel. Tapi namja itu malah mengambil sesuatu di saku blue jacketnya, sebuah PSP di genggamnya dan dia mulai bermain dengan gamenya sendiri.

Hiss, menyebalkan,” gadis itu mendengus kesal sambil menepuk ranselnya agak kasar.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Bus semakin penuh sesak. Hingga beberapa terpaksa berdesakan. Termasuk kedua muda-mudi yang duduk di belakang.

“Hei! Bisakah kau tak terus-terusan menggeser dudukmu itu? Atau kau memang sengaja cari kesempatan?” Gadis itu mulai tak bisa menahan dirinya, karena dia terlihat hampir tak bisa mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksidanya.

“Kau pikir aku namja babo! Enak saja kau bilang aku ambil kesempatan! Apa matamu buta? Haa? Lihatlah ini bus umum! Dan penumpangnya tak hanya kita saja! Aigoo!” Namja berambut hitam kecoklatan dan berponi sedikit menyamping itu membalas kata-kata gadis manis itu dengan logat Busannya yang kental.

Ya! Kenapa hari ini aku begitu sial! Sudah di usir dari rumah, sekarang harus bertemu dengan Mr. Stranger seperti ini,” gadis yang memeluk ranselnya menahan himpitan penumpang lainnya itu mengoceh pelan.

Sementara namja itu hendak berdiri, tapi dia justru terjatuh lagi.

Agh! Kau ini hiperaktif sekali, tak bisakah kau duduk tenang hingga sampai tujuanmu?” Gadis itu menatap sinis ke arah namja yang wajahnya kini berubah merah padam seolah menahan kekesalan hatinya.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Bus berhenti. Seorang namja dan yeoja turun dari bus.

“Karenamu! Hampir saja aku harus berjalan jauh!”

Yaa! Kenapa kau menyalahkanku? Kita bahkan tidak saling mengenal.”

“Kau akan menyesal jika nanti kau mengenalku,” namja itu berjalan santai mendahului yeoja yang masih menampakkan wajah kesalnya.

“Ogh Tuhan, kenapa Kau hukum aku dengan cara seperti ini?” teriak gadis itu sambil menengadahkan ke dua tangannya ke langit.

“Hei! Kau babo namja! Aku Yoon Hyera! Berharap tak pernah bertemu dengan namja menyebalkan sepertimu lagi! Do you understand?”

Teriak gadis itu sambil mengacungkan tinjunya ke arah namja yang sudah berjalan jauh di depannya.

Namja itu berbalik sekilas, dan meletakkan kedua tangannya di samping bibirnya. Membentuk sebuah mikrophone.

“Dan aku Lee Howon! Namja terbaik yang pernah kau temui dalam hidupmu! Arasseo!”

Namja bernama Lee Howon itu berbalik lagi dan berlari semakin menjauhi gadis bernama Yoon Hyera, yang masih terbengong mendengar ucapannya barusan.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

-Hyera pov.-

“Pantas saja Seungwon Oppa tak pernah mau tinggal di rumah.”

Aku begumam pelan menatap sebuah gedung dengan pintu gerbang besi yang nampak luas dari luar, sambil mengelus pipiku perlahan bekas tamparan Eomma. Bahkan semalam Doojun Oppa tidak membelaku. Rasanya hatiku sakit. Baru semalam Doojun Oppa memarahiku.

Uljima!” ucap Oppa. “Jangan menangisi ulahmu sendiri. Minta bantuan saja pada Oppa tuamu,” bergitulah kata-kata Doojun Oppa.

Aku mengerti dia hanya marah sesaat karena aku pendukung setianya, kini menjadi ketua fan club Paradise FC.

Di depan gerbang markas Paradise, beberapa petugas keamanan memandangku aneh. Salah satu dari mereka berjalan menghampiriku.

Agasshi, apa yang kau lakukan di sini? Mianhae, mana tanda pengenalmu? Selain pengurus fan club resmi, di larang masuk.”

Aku berdecak pelan sambil beralih ke gedung dengan metal glod pearl itu.

Ahjussi. Ijinkan saya masuk, jebal? Aku Yoon Hyera, ketua fan club baru,” Aku berusaha seramah mungkin dan memasang tampang terimutku. Ini adalah jurus yang paling ampuh yang biasa kugunakan saat sedang terdesak seperti ini.

Ahjussi berpakaian seragam biru ini terlihat berpikir sejenak. “Mana tanda pengenalmu?”

Aku tertegun. Aku tak sempat membawanya. ID card itu tertinggal di rumah.

Mianhae, Agasshi. Anda tetap tidak boleh masuk, cepatlah pulang.”

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Aku tak menyerah meskipun sudah di usir berulang kali. Meskipun aku sudah mengatakan, bahwa aku adalah yeodongsang dari pelatih Paradise FC. Kepala keamanan justru malah menertawakanku.

“Haha! Kau ini, trick itu sudah tidak mempan lagi bagi kami. Tak mungkin pelatih seperti Tuan Cha Seungwon memiliki yeodongsang semanis dirimu. Haha. Cepatlah pulang. Ibumu pasti sangat mengkhawatirkanmu. Arra!”

Aku mendengus kesal mendengar tawa mereka.

“Apa maksutnya, Seungwon Oppa tak mungkin memiliki adik semanis diriku? Bukankah Oppa juga tampan? Agh, tapi jika Oppa memang tampan mengapa Nyonya Song masih menyodorinya foto-foto yeoja aneh?” Aku berpikir keras dengan pertanyaannya pada diriku sendiri.

Kulangkahkan kakilu meninggalkan petugas-petugas keamanan yang tampak ramah tapi memiliki gurat wajah menyeramkan yang masih belum menghentikan tawanya.

Yang bisa ku lakukan saat ini hanyalah terduduk di samping trotoar jalan, dekat gedung Paradise FC.

Oppa! Kenapa kau tak mengangkat ponselmu? Kau bahkan tak tahu, adikmu yang manis dan baik hati ini kelaparan seharian. Hya! Akan kucukur kumis Banpo Bridgemu, Oppa!” Aku menunduk sambil menatap layar ponselnya yang sudah berkelip-kelip karena low bat. Sebuah pesan masuk dan mataku berbinar. Dari Doojun Oppa.

[DJ Oppa] “Kau diusir karena menjadi ketua fan club Paradise FC. Jangan harap aku membantumu.

Beep! Ponsel mati dan aku kesal karena membaca balasan Doojun Oppa si raja jambul itu.

Hya! Kenapa di saat seperti ini kau harus mati?” kubanting smartphone layar sentuhku di atas ransel yang sejak tadi kupangku.

Ya Tuhan, bisakah kau kirimkan pizza atau makaroni panggang? Agh, setidaknya ramen bisa sedikit mengurangi laparku. Tak ada gunanya aku berbicara sendiri sambil melempar kerikil kecil ke aspal jalan seperti ini. Aku benar-benar kesal.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Hari sudah semakin sore. Dan aku masih berjongkok sambil memeluk ranselku ini. Sesekali kuacak rambut panjang sepunggungku. Berharap penat dan jenuhku musnah sudah terbawa angin sore.

Kruuk

Bunyi perutku mulai terdengar. Seperti memberi isyarat, memanggil sang pemilik untuk segera mengisinya dengan makanan.

Aiissh! Ini memalukan! Seorang Yoon Hyera! Yeodongsaeng satu-satunya dari Pelatih terkenal, Cha Seungwon dan kapten tim sekeren Yoon Doojun kelaparan di pinggir jalan seperti ini! Hah!” aku mengumpat kesal. Kuputar kepala ke kanan kiriku tapi tak kutemukan siapapun di sekitar sini yang berjualan makanan.

Hanya ada beberapa orang yang melintas dan menatapku dengan pandangan tidak menyenangkan. Beberapa namja bahkan terlihat menahan tawanya saat melihatku.

“Apa kalian tak pernah melihat yeoja manis duduk di pinggir jalan? Haa?” umpatku lagi, kesal.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Kepalaku kenapa rasanya pening sekali. Apakah karena begitu lapar atau karena..

‘Tes..tes’

Mataku sedikit melebar melihat sesuatu berwarna merah bersemu hitam menetes dari hidungku. Aku semakin menunduk tak berani menoleh ke arah manapun. Kuusap hidungku dan kubersihkan darah yang menetes di lenganku ini dengan sapu tanganku.

“Hei, sedang apa di sini?”

Suara seorang yeoja terdengar jelas di telingaku. Aku mendongakkan wajahku dan menyembunyikan sapu tanganku di balik ranselku.

‘Ya Tuhan. Apa aku sudah berada di surga sekarang? Mengapa ada bidadari di hadapanku?’ gumamku dalam hati, begitu kudapati sosok cantik dengan wajah keibuannya, namun masih tampak terlihat muda itu. Binar matanya meskipun terlihat kosong tapi tampak meneduhkan jika di pahami lebih dalam lagi. Walaupun aku baru melihatnya, tapi kenapa bayangan Oppa tertuaku tiba-tiba melintas.

“Hei..”

Aku tersadar setelah beberapa detik terpukau. Lambaian tangannya di depan wajahku menyadarkanku dan aku berusaha tersenyum, mengalihkan pikiran manisku barusan.

“Do you have a boyfriend?”

Yeoja yang memiliki bentuk wajah oval dengan mata tidak lebar dan senyuman datar, namun tampak menawan itu tertegun sejenak, mendengar pertanyaanku yang mungkin dirasanya aneh.

“Ogh, maksudku… Agh, Yoon Hyera imnida,” Aku berdiri dan membungkukkan setengah badanku perlahan. Dia menyadari pertanyaan konyolku tadi membuat raut wajah yeoja yang kutaksir berusia sekitar tiga puluh tahunan ini sedikit berubah terkejut.

“Lee Chaerin imnida.”

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Aku berjalan bersisihan bersama seorang pengacara Paradise FC yang menurutku memiliki wajah seanggun ibu peri dalam cerita dongeng di masa kecilku. Setelah kami berkenalan singkat. Aku menjelaskan maksud kedatanganku ke dorm Paradise. Awalnya dia agak ragu saat aku mengatakan bahwa aku mencari pelatih club, karena ada hal penting yang ingin kubicarakan dengannya. Aku memang sengaja tak memberi tahu Ibu peri ini tentang hubunganku dan Seungwon Oppa. Kejadian penjaga keamanan tadi sudah cukup menyiksaku.

“Kau ke sini sendirian?” tanyanya masih dengan wajah datar dan senyuman tanpa ekspresi apapun.

Nde Eonni. Apa wajah Eonni selalu seperti itu?” Tanpa sengaja, aku melontarkan pertanyaan yang kusadari bodoh ini. Dia hanya tersenyum. Tapi kali ini, senyuman itu tampak sedikit lebih berarti, ketimbang senyuman beberapa detik yang lalu.

Wae? Apa wajahku tampak aneh? Sebelumnya belum pernah ada yang berani mengatakan hal itu padaku secara langsung,” ucapnya seraya menoleh ke arahku berjalan.

Aniyo. Hanya saja, Eonni terlihat seperti Ibu peri yang sedang kehilangan kedua sayapnya.”

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Aku melangkah masuk begitu pintu gerbang bertuliskan ‘Paradise FC’ ini di buka oleh salah seorang petugas. Chaerin Eonni masih berbicara dengan petugas keamanan. Kurasa, pasti menjelaskan tentang keperluanku.

Aku berdiri di sisi kanan gerbang bagian dalam, memandang takjub sekeliling. Jalan setapak dengan aspal hanya sekitar lima meter, namun memanjang menuju halaman dorm ini begitu bersih. Di sisi kanan dan kiri terdapat deretan pohon cemara berukuran sedang. Sekitar beberapa meter, terdapat beberapa pohon maple dan cherry blossom tegak berdiri dengan sebuah kursi putih di sampingnya.

Lampu-lampu berbentuk segi lima berjajar rapi di atas pagar bata yang mengelilingi bangunan dengan corak gold pearl ini.

So wonderful…” gumamku lirih, masih sambil mengedarkan pandanganku ke sekeliling.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Author POV

Hyera dan Chaerin berjalan sambil berbincang-bincang ringan. Kebanyakan mereka membicarakan tentang hal-hal yang berhubungan dengan sepak bola.

“Ehm. Sepertinya Manager Cha ada di sana,” Chaerin memandang seorang namja berperawakan tinggi yang mengenakan jas hitam sedang berdiri menyilangkan tangannya ke dadanya. Hyera ikut memperhatikan namja yang terlihat dari samping itu.

Oppa!” Hyera berteriak seraya melambaikan tangannya ke arah namja yang di panggilnya ‘Oppa‘. Chaerin terbengong mendengar teriakan Hyera. Atau mungkin lebih tepatnya terkejut mendengar panggilan Hyera untuk pelatih Cha.

Oppa!” teriak Hyera untuk yang kedua kalinya. Hyera mulai melangkahkan kakinya menghampiri Coach Cha. Tapi baru beberapa langkah tiba-tiba dia merasakan pusing yang teramat sangat di kepalanya. Langkahnya sedikit gontai sambil di urutnya kepalanya sejenak.

Suara riuh tiba-tiba ikut terdengar bersamaan dengan melayangnya sebuah bola dari kejauhan menuju tempat Hyera berdiri. Hyera yang masih merasakan pening tanpa sengaja menangkap bola yang bisa dipastikan berasal dari tendangan yang cukup keras itu terjatuh, dan dia tak sadarkan diri lagi.

Tepat di saat gadis manis itu pingsan, namja yang di panggil dengan sebutan Coach Cha menoleh dan seperti menyadari sesuatu.

Chaerin panik dan dengan tergesa menghampiri tubuh tergolek Hyera, diikuti derap langkah namja tinggi dan berkumis yang memperlihatkan gurat kekhawatiran di wajahnya.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

[Hyera pov.]

Di mana aku? Kenapa sakit sekali rasanya kepalaku. Aku berusaha menatap sekeliling ruangan ini. Putih, warnanya putih.

“Kau baik-baik saja?” Suara lembut seseorang mengagetkanku dan membuatku melebarkan mataku yang masih terasa berat ini. Samar-samar aku melihat sosok yeoja yang mengenakan jas panjang selutut berwarna putih. Itu terlihat seperti jas yang sering dipakai dokter di rumah sakit.

Tunggu. Dokter? Andwae! Aku menjerit dalam hati menyadari sesuatu.

Aku menguatkan tubuhku hendak bangun. Tapi yeoja yang tampak seperti seorang dokter ini menahanku dan berusaha membaringkanku kembali.

“Tenanglah. Kau masih lemas,” ucapnya setengah khawatir.

“Kenapa aku bisa ada di sini? Siapa yang membawaku ke sini? Yaa! Apa kau memeriksaku tadi?” Aku sedikit tak bisa mengontrol emosiku. Aku hanya tak ingin, ada yang tahu tentang diriku yang sebenarnya. Dujooni Oppa saja sudah cukup sering mengancamku, akan membawaku ke rumah sakit jika aku bertindak bodah seperti pikirannya.

“Yoon Hyera!” Bola mataku seketika beralih ke sisi lain begitu mendengar suara berat yang sangat kukenal itu.

Oppa,” Aku melihat Seungwon Oppaku berjalan menghampiriku.

“Bagaimana keadaannya?”

“Aku baik, Oppa,” jawabku cepat saat kulihat Oppaku bertanya pada yeoja ini.

Oppa tak bertanya padamu.”

“Tapi, aku benar-benar baik, Oppa.”

Aku memandang yeoja tak kukenal ini dengan tatapan setengah memohon. Berharap apapun yang ia ketahui tentang diriku tak dikatakannya pada Oppa sulungku.

Nde Coach, dia baik-baik saja. Hanya sedikit lelah dan ehm, perutnya sepertinya kosong.”

Kruuk

Aku mendengar suara menyebalkan yang berasal dari dalam perutku ini. Aku hanya bisa tersenyum miris dan kembali menatap Oppaku yang tampak geram dan beralih melihat ke arah yeoja yang telah menolongku.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

[Author POV]

Hyera terduduk di sofa klinik sambil menikmati sandwich yang di buat oleh Eunbi, asisten dokter di klinik Paradise ini.

Mianhae, karena koki club masih sibuk menyiapkan makanan untuk tim, jadi aku hanya bisa membuatkan itu,” Eunbi tersenyum ke arah Hyera.

Agh. Sudah bisa mengisi perutku saja, aku sudah senang, Eonni,” jawab Hyera di tengah kunyahannya.

“Ji Seonsaeng,” sebuah suara secara mendadak memenuhi ruangan yang tadinya terasa hening.

Hyera dan Eunbi menoleh perlahan. Mata Eunbi seketika melotot mendapati siapa yang datang.

Yaa! Hal bodoh apa lagi sekarang yang membuatmu datang ke sini?” Suara Eunbi terdengar sedikit meninggi dibandingkan saat bicara dengan Hyera ataupun Oppanya tadi.

“Aku sakit mata, Ji Seonsaeng. Lihat ini.” Namja bermata sedikit sipit dengan tampang imut yang tampak dibuat-buat, namun memiliki wajah karismatik itu menunjuk tangannya ke sisi kelopak matanya.

Eunbi yang tampak sedikit kesal dengan langkah berat menghampirinya dan memeriksa kedua bola mata bening namja itu. Eunbi mengamatinya dengan seksama dan hati-hati.

“Tak ada yang buruk. Kembalilah ke kamarmu, atau aku terpaksa membuatmu di hukum lagi oleh Instruktur Lee?” gadis berwajah imut dengan bibir penuhnya yang seksi itu mengibaskan tangannya dan kembali duduk di samping Hyera, yang masih terbengong dengan pemandangan yang ada di hadapannya sekarang.

“Memangnya ada masalah apa dengan matamu itu? Sepertinya Eunbi Eonni benar, tidak ada masalah,” Hyera menatap namja itu dengan pandangan mendakwa.

Agh. Mataku terasa aneh. Semenjak aku bertemu dengannya. Sepertinya yang ada di mataku hanya Ji Seonsaeng saja.”

“Uhuk… Uhuk…” Hyera yang sedang meminum air mineralnya tersedak setelah mendengar jawaban tersebut.

“Hyera-ssi, kau baik-baik saja?” Eunbi menepuk-nepuk punggung Hyera dengan pelan dan beralih menatap namja aneh berwajah tampan itu dengan tatapan mengintimidasi.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

Hyera berjalan berkeliling karena bosan berada di klinik. Eunbi mengijinkannya, karena keadaannya sudah membaik.

Yaa! Kau masih harus menyelesaikan 15 putaran lagi, Lee Howon!” Suara tegas yang terdengar lantang itu membuat Hyera merasa sedikit ganjil.

“Lee Howon…” bisik Hyera lirih pada dirinya sendiri.

Hyera berlari kecil menghampiri arah suara itu berasal. Dia mendapati seorang yeoja berambut pendek sebahu dengan peluit melingkar di lehernya.

Annyeong, Eonni!” sapa Hyera ramah.

Annyeong. Agh, bukankah kau yeodongsaeng Coach Cha yang tadi pingsan, karena anak itu?” yeoja itu menunjuk ke arah seorang namja yang tengah berlari di sekitar lapangan. Hyera mengamati namja itu, dan seperti berusaha mengingat sesuatu.

Perlahan memori di otak Hyera seolah berputar mengulang kejadian pagi tadi dan juga kejadian sore tadi sesaat sebelum dia tak sadarkan diri.

Hyera melebarkan kedua matanya setelah berhasil menemukan apa yang ingin diingatnya.

‘Lee Howon…’ guman Hyera.

♔ ♔ 。‿。kick off。‿。♔ ♔

~TO BE CONTINUE~

FOOTNOTE :

You’ll Never Walk Alone : Slogan klub Liverpool FC

Kamsahamnida sudah meluangkan waktu membaca KICK OFF the series.

^_^

Kritik/saran dipersilahkan.

^_^

=”Sampai jumpa di part. selanjutnya”=

~~~~~~~~~~Sunshine_beat~~~~~~~~~~

HYERA’S FAMILY TREE :

Hyera Fam Tree1

Advertisements

18 thoughts on “KICK OFF : You’ll Never Walk Alone

  1. bnyak part yg g bsa aq baca jd jlan critanya kepotong-potong, tp gpp lah.
    hyera sakit apa? kog yg thu cma doojun?
    ksihan smpai diusir dr rmh, di kira penipu, hemmmm, doojun jg jd jahat gt ma saengnya sendri.

  2. Katanya ga boleh ada skandal dalam tim, :/
    Tapi kok makin hari makin banyak skandal?

    Lee byeonsa tambah salah paham pasti 😀
    Tenang aja Lee byeonsa, Hyera adiknya coach Cha kok 🙂

  3. wah… kayanya ada couple baru….

    kasihan hyera diusir gara2 jadi ketua fansclub kelaparan pula..doojun juga kenapa ga mau bantuin untung ada oppa satunya……..

    Lee byonsa jangan salah paham hyera itu dongsaeng,a manager cha….
    ada aja caranya woohyun buat deket eunbi wkwk^^

  4. namu gombal mu gak ada abisnya
    hehhehe

    hyera sebenarnya sakit apa sich apa kanker otak
    andwe jangan sampe meninggal kasian lee howon (?)

  5. hahaha howon latian sambil dance kali, mangkanya bolanya nyosor ke hyera.
    astaga namu oppaaa, aku akan benar-benar membunuhmu!

  6. Hallo Exclusive…(Gomen untuk para Exclusive yang lain karena komen2 terdahulu Saya masih menggunakan kata2 “author” karena tidak melihat adanya istilah lain yang dipakai di blog ini)
    Konfliknya masih belum terasa, disini masih masih menceritakan tentang Hyera. Sedikit sekali tantang Howon. Penggambaran karakter Hyera disini sangat menarik. Saya berharap jika cerita cinta mereka seperti seorang penyerang menggiring bola ke arah gawang, walau pelan tapi pasti sampai walau banyak yang harus dilalui.

  7. Hehe,,bingung mau bales apa komen2nya,,

    Yg jlas kamsahamnida untuk eonnideul n readers sudah hadir disini,,

    Thanks for all spirits and some inspiration,,

    ^_^

  8. Kyaaa Hyeraa vs Hoya kkkk kocak bgt
    Aigoo Hyeraa kasian bgt d usir dr rumah gara2 jd ketua fanclub Paradise fc
    yaaa DJ tega bgt sm saeng nya ga mw menolong iiihhh *acak2 jambul DJ

    Kisah cinta para pemain klub paradise fc selalu unik dan menarik….
    Buahahaha Namu mulai lagi dgn alasan konyolnya supaya bs ketemu Ji sonsaeng….Aigoo matanya jd bermasalah semenjak ketemu dgn Eunbi aiihhh gombal bgt !!!

    di tunggu kisah selanjutnya….next

  9. Yoon Doojun, pasti jail aja kan? 😉

    Pertemuan yg menarik.
    Namja terbaik, Lee Howon.

    ehm ibu peri kehilangan sayap.
    dipatahin sama banpo bridge
    #plak

    author mana pun nulis WH pasti jail bin gombal
    ㅎㅎㅎㅎ

    maju ke babak 2

  10. Aq kira Hyera ma L ,eh ternyata ma Hoya…

    Waaaaduh kasian Hyera udh jatuh tertimpa tangga pula.. Aaaaaish Don juan oppa macam apa gak bantuin saeng’y ckckckck udh pangkas aja jambul’y 😀

    Hal apa yg d’sembunyikan Hyera ea soal penyakit’y jadi penasaran…

    Hahahaha Woohyun gak bosen ea ngejar2 Eunbi,bener2 pejuang sejati :p

    Next part d’tunggu…

  11. Hahaha.. keren, keren, keren Hyera-ssi^^

    Aduh ketawa ngakak abis bacanya.. Kasihan juga cuma masalah jadi ketua tim Fan club Hyera diusir ama eommanya. trus DJ juga gak mau nolongin ckck.. Poor Hyera mana dia kelaperan, mana satpamnya gak percaya dia adik pelatih Cha.. soalnya mukanya beda abis sih wkwkwk…

    Hoya ma Hyera sama2 narsis abis deuh haha.. 🙂
    mana Hyera gak sempet ngehindar bola ke arahnya, saking lapernya haha..

    Woohyun.. masih aja dech cari2 perhatian ke Eunbi… weleh2..

    Penasaranma kelanjutannya.. Always waited ^^

    LOVE

  12. Kejam bnget deh DJ oppa..
    Hadeuhhhh masa’ cuman gara2 ade’nya ga lagi jadi fansnya ampe ga mau d’bantuin kayak gitu..
    Ckckck..

    Emang deh DJ oppa.. Ga mengenal hubungan prsaudaraan.. Haha.. *fans is fans ini mah..
    Hihi.. Makin seruuuuuuu..
    Next part kayak gimana lagiiiii yaaaaa..?

  13. Poor Hyera .. 😦
    di usir sama eomma mama gara” jadi ketua fans club Paradise FC ..

    “Gadis semanis aku, adik perempuan satu2nya dari pelatih terkenal Cha seungwon dan kapten terbaik Yoon Doo Jun terlantar dan kelaparan di pinggir jalan,”

    aslii, aku ngakak bacanya ..
    Ternyata popularitas kedua Oppanya gk bikin dia gampang masuk ke dorm ..

    Dan, dan Namu ..
    Masih ajah genit ke Dr.Ji ..
    Pake acara sakit mata sekarang ..

  14. Ibu peri patah sayap. Itu karena siapa?

    Tuh si tukang tebar pesona masih saja mengganggu dokter Ji. Kasih tahu manajer saja biar dihukum di kursi listrik.

    Hoya cari masalah. Itu adik boss. Beraninya mengganggu adik Hitler.

    Kick the ball

  15. Kasian banget nasibnya Hyera yang terusir dari rumah gegara jadi ketua Fans Club *pukpukin Hyera*

    Udah diusir, desek-desekan di bus, ngga boleh masuk sama security *yang konyol banget sampe ngga ngenalin wajah ketua Fans Cluc Paradise*, dan kelaparan di pinggir jalan itu, ibaratnya kayak udah jatuh terus tertimpa tangga hihihihihihi untung ada Lee Chaerin Byeonsa

    So, next giliran siapa lagi nie?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s